Skema pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih diubah menjadi investasi. Setiap koperasi dapat pinjaman Rp 3 miliar untuk pembangunan gerai dan modal kerja.
Pembentukan BP BUMN bisa mendorong perusahaan negara lebih profesional dan efisien, tetapi ada pula kekhawatiran birokrasi baru memperlambat langkah.