Pengusaha khawatir aksi massa berlarut-larut mengguncang ekonomi Indonesia. Semua pihak diharapkan tenang dan pemerintah diminta mencegah aksi massa meluas.
Densus 88 Antiteror Polri mencatat total ada 70 anak yang terpapar paham ekstrem seperti neo-Nazi dan White Supremacy sejak Januari 2025 hingga Januari 2026.