Kemenkes ungkap prevalensi sunat perempuan (FGM) di Indonesia masih tinggi, meski turun sedikit. Diperlukan pendekatan baru untuk menghapus praktik FGM.
Malvino Edward Yusticia Sitohang
Kemenkes ungkap prevalensi sunat perempuan (FGM) di Indonesia masih tinggi, meski turun sedikit. Diperlukan pendekatan baru untuk menghapus praktik FGM.