Nilai tukar rupiah diprediksi terus tertekan, berpotensi tembus Rp 18.000. Dampaknya, harga barang impor naik dan risiko PHK massal meningkat.
Malvino Edward Yusticia Sitohang
Nilai tukar rupiah diprediksi terus tertekan, berpotensi tembus Rp 18.000. Dampaknya, harga barang impor naik dan risiko PHK massal meningkat.