Kondisi ini dinilai sebagai salah satu sinyal ‘lampu kuning’ yang menandakan tekanan ekonomi rumah tangga semakin nyata di tengah tingginya biaya hidup.
Posisi orang terkaya di Indonesia pada awal November 2025 masih tidak jauh berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Peringkat pertama punya harta Rp718 triliun.