Melalui Crimson Gilt, Vincent Ruijters menautkan ingatan kolektif maritim Indonesia dengan jejak kolonial dan perdagangan global dalam sebuah instalasi ruang yang reflektif dan kritis.
Malvino Edward Yusticia Sitohang
Melalui Crimson Gilt, Vincent Ruijters menautkan ingatan kolektif maritim Indonesia dengan jejak kolonial dan perdagangan global dalam sebuah instalasi ruang yang reflektif dan kritis.