Presiden Prabowo Subianto menyatakan masih ada yang nyinyir dengan pemerintah. Padahal, kata Prabowo, hasil kerja pemerintahan yang dipimpinnya sudah kelihatan.
Sejumlah ekonom menyebut ekonomi Indonesia dalam kondisi darurat meski tumbuh 5,12 persen pada kuartal II 2025. Ketimpangan tinggi salah satu buktinya.