Kementerian Koordinator Perekonomian buka suara meluruskan data-data yang ditransfer ke AS nanti hanya data komersial, bukan data pribadi atau strategis.
RI gagal selamat dari serangan tarif impor 32 persen yang dilancarkan oleh Presiden AS Donald Trump meski sudah imingi AS dengan investasi Rp551 triliun.