Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah memprotes kelalaian pemerintahan Presiden Prabowo dalam mencegah tragedi anak bunuh diri di NTT.
Tim Forensik RS Pusdik Bhayangkara menerima 310 potongan tubuh korban mutilasi TAS. Pelaku, Alvi, ditangkap setelah membuang bagian tubuh di Mojokerto.