Pemerintah berencana mengimpor energi senilai US$ 15 miliar dari AS. Pengamat menilai biaya logistik akan meningkat, berdampak pada harga BBM dan subsidi.
PT Waskita Karya melepas saham PT Waskita Sangir Energi senilai Rp 179 miliar kepada PT Shalawat Power. Langkah ini bagian dari restrukturisasi Waskita Grup.